Rusia Perkasa, Stanislav Cherchesov Nilai Wajar

Pelatih timnas Rusia itu menilai wajar performa dahsyat timnya di Piala Dunia 2018 sejauh ini. Rusia secara meyakinkan berhasil membekap Mesir lewat skor 3-1, pada matchday kedua Grup A Piala Dunia 2018, Rabu (20/6) malam WIB. Hasil itu memastikan tuan rumah turnamen tersebut selangkah lagi lolos ke babak 16 besar, setelah di laga perdana membantai Arab Saudi 5-0. Fakta yang jelas membuat khalayak sepakbola terkejut, karena Rusia dinilai bukanlah tim yang kompetitif untuk Piala Dunia. Namun pelatih Rusia, Stanislav Cherchesov, justru menilai keperkasaan timnya merupakan hal yang wajar. Kesolidan dalam skuatnya dan kemauan untuk belajar dari kesalahan disebut sang juru taktik sebagai faktor utama.

Stefano Cugurra Khawatir Pemain Persija Jakarta Kelelahan

Dalam waktu seminggu Persija harus menjalani tiga pertandingan. Persija Jakarta dihadapi dengan agenda pertandingan yang padat usai libur Idul Fitri. Situasi tersebut membuat pelatih Macan Kemayoran Stefano Cugurra, khawatir pemainnya kelelahan. Dalam waktu seminggu Persija akan menjalani tiga pertandingan secara beruntun. Pertama Ismed Sofyan dan rekan-rekan, bertanding melawan Persebaya Surabaya pada 26 Juni 2018. Empat hari setelah partai kontra Persebaya, Persija bakal menjamu Persib Bandung. Lalu klub asal ibu kota tersebut bakal menjalani lawatan ke markas Perseru Serui pada 3 Juli 2018.

AS Monaco Rekrut Pemuda 16 Tahun Senilai €20 Juta!

Penyerang berbakat Willem Geubbels resmi mengamankan kepindahan ke Monaco dari Lyon pada musim panas kali ini. AS Monaco resmi merampungkan transfer penyerang muda Lyon Willem Geubbels senilai €20 juta pada musim panas kali ini. Di usianya yang baru 16 tahun, pemain kelahiran 2001 itu merupakan salah satu investasi besar yang pernah dilakukan Monaco selain Pietro Pellegri. Meski tergolong masih muda, Geubbels sukses mencuri perhatian di musim lalu setelah diturunkan Lyon di usia 16 tahun, satu bulan dan tujuh hari saat timnya bermain imbang 3-3 melawan Dijon.

Fakta Unik Piala Dunia 2018: Marak Gol Bunuh Diri

Telah lahir lima gol bunuh diri dalam 17 partai pertama di Rusia, hanya berjarak satu dari rekor terbanyak yang tercipta di Piala Dunia 1998. Tidak hanya dihujani penalti, awal turnamen Piala Dunia 2018 di Rusia juga melahirkan banyak gol bunuh diri. Ketidakberuntungan kapten Mesir Ahmed Fathy menceploskan bola ke gawang sendiri dalam laga matchday kedua Grup A melawan tim tuan rumah, Selasa (19/6) malam, menandai gol bunuh diri kelima di kompetisi ini. Padahal, turnamen baru mengetengahkan 17 pertandingan dari total 64. Terbuka lebar peluang bakal pecah rekor baru menyangkut jumlah pemain yang menggetarkan jala sendiri pada kejuaraan kali ini.

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b32058076624″,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) Lima gol bunuh diri di Rusia hanya terpaut sebiji dari rekor terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia, yaitu di Prancis 1998. Pesakitan pertama yang memulai “tren” own goal di kejuaraan kali ini adalah Aziz Bouhaddouz dari Maroko. Penggawa klub Bundesliga 2 St. Pauli ini secara dramatis menentukan kekalahan negaranya 1-0 kontra Iran dengan gol bunuh diri di menit kelima injury time! Setelahnya, sosok bernama depan sama tapi beda tim, yaitu bek Australia Aziz Behich, mengikuti catatan negatif Bouhaddouz dalam kekalahan Socceroos 2-1 dari Prancis. Sempat tercatat atas nama Paul Pogba, FIFA akhirnya memutuskan gol penentu laga pertama Grup C di Kazan tersebut merupakan bunuh diri Behich. Oghenekaro Etebo, gelandang Nigeria, menjadi pemain berikut yang berperan langsung dalam kekalahan timnya. Pesepakbola yang baru resmi bergabung dengan Stoke City di Inggris ini mencetak gol pembuka Kroasia saat tak sengaja menaklukkan kiper Francis Uzoho pada pertengahan babak pertama. Nigeria pada akhirnya harus menyerah 2-0 di Kaliningrad. Pada Selasa kemarin, tercipta dua own goal lagi untuk menyemarakkan turnamen. Thiago Cionek selaku palang pintu Polandia bertanggung jawab atas kekalahan tim 2-1 kala menghadapi Segenal, sebelum Ahmed Fathy melakukan hal yang sama ketika Mesir ditundukkan Rusia 3-1. Kontras dari sang tuan rumah yang secara virtual telah mengonfirmasi tempat di babak 16 besar, kekalahan kedua dalam dua laga mengharuskan Laskar Firaun berkemas-kemas dini meninggalkan Rusia.

Timnas Indonesia U-23 Akan Umumkan Daftar Pemain Asian Games Usai Lawan Korea Selatan

Nantinya hanya 20 pemain yang dibawa Luis Milla dalam ajang multievent tersebut. Pertandingan uji coba kontra Korea Selatan menjadi tes terakhir timnas Indonesia U-23 sebelum Asian Games 2018. Duel tersebut akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (23/6). Sekjen PSSI Ratu Tisha, menyatakan setelah uji coba itu pelatih timnas Indonesia U-23 Luis Milla, akan mengumumkan daftar pemain yang dibawa ke Asian Games. Setelah itu, PSSI menyerahkan ke Komite Olimpiade (KOI) dan INASGOC untuk didata. Menurut Tisha, sebelumnya PSSI sudah menyerahkan 30 nama pemain awal. Nantinya, dari daftar yang ada tersebut bakal dikerucutkan menjadi 20 pemain saja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Aji Santoso Semringah Fisik Pemain Persela Lamongan Tak Jeblok

Aji tidak menginginkan Persela beruji coba melawan tim dengan satu level. Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso senang melihat kebugaran para pemain yang tidak mengalami penurunan setelah mereka menjalani libur Lebaran. Skuat Persela kembali menggelar latihan kemarin. Dalam latihan itu, tidak tampak Saddil Ramdani yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-23, serta dua legiun asing, Loris Arnaud dan Wallace Costa Alves yang mendapat sedikit kelonggaran, karena pulang ke negaranya. “Semua pemain sudah datang. Seluruh pemain dalam kondisi bagus, tidak ada penurunan setelah libur kompetisi. Kalaupun ada penurunan wajar, tapi prosentasinya masih kecil,” ungkap Aji.

Mesir Kembali Kalah, Hector Cuper Pasrah

Pelatih timnas Mesir itu pasrah dengan masa depannya, usai timnya tinggal menunggu waktu untuk tersisih dini dari Piala Dunia 2018. Mesir secara mengenaskan kembali menelan kekalahan kali ini lewat skor 3-1 dari Rusia, pada matchday kedua Grup A Piala Dunia 2018, Rabu (20/6) dini hari WIB. Hasil tersebut bakal menjadikan Mesir sebagai tim pertama yang pulang dari Piala Dunia 2018, jika di partai Grup A lainnya Uruguay tidak kalah melawan Arab Saudi. Pelatih Laskar Firauan, Hector Cuper, lantas merespons cepat dengan menegaskan bahwa dirinya siap melepas jabatannya, jika federasi sepakbola Mesir memang sudah tak menginginkannya.

Pemain Terbaik Asia Pekan Ini: Yuya Osako

Tidak ada pemain Asia yang paling menyita perhatian di matchday perdana Piala Dunia 2018, selain Yuya Osako. Piala Dunia 2018 menjadi satu-satunya turnamen bergengsi sepakbola kompetitif yang berlangsung sepanjang Juni dan Juli ini. Lima wakil Asia turut serta dari 32 negara yang lolos ke putaran final Piala Dunia di Rusia. Mereka adalah Arab Saudi Iran, Australia, Korea Selatan, dan Jepang. Iran dan Jepang jadi penoreh hasil terbaik, dengan keduanya meraih kemenangan. Karenanya Goal Indonesia menjadikan kedua negara itu untuk jadi pertimbangan utama soal siapa yang layak menyandang predikat pemain terbaik Asia pekan ini.

Jan Vertonghen: Tim Belgia Punya Segalanya

Vertonghen menyebut tim Belgia saat ini adalah yang terbaik selama ia bermain bersamanya. Bek timnas Belgia Jan Vertonghen menyatakan, pemain-pemain internasional di tim saat ini adalah yang terbaik yang pernah ia bermain bersamanya. Belgia melakukan start yang sangat bagus di Piala Dunia 2018 dengan meraih kemenangan 3-0 atas Panama. Dua gol di pertandingan itu dicetak striker Manchester United Romelu Lukaku. Belgia akan menghadapi Tunisia, Sabtu (23/6) malam WIB, sebelum berjumpa dengan Inggris di pertandingan pamungkas grup.

Kondisi Fisik Pemain Timnas Indonesia U-23 Menggembirakan

Kendati baru saja menjalani libur Hari Raya Lebaran, kondisi fisik pemain timnas Indonesia U-23 tetap bagus. Timnas Indonesia U-23 menggelar latihan perdana jelang melawan Korea Selatan U-23, di Lapangan Senayan, Rabu (20/6) petang. Seluruh pemain ikut serta pada latihan ini, di bawah komando pelatih Luis Milla. Para pemain sejatinya baru saja menjalani libur Hari Raya Lebaran, sepekan lebih. Namun, Bima Sakti selaku asisten pelatih menyatakan bahwa kondisi fisik dari penggawa Garuda Muda menggembirakan. “Saat latihan tadi Coach Miguel [Gandia, pelatih fisik] selalu memantau bagaimana kondisi pemain. Karena sehabis libur, maka otomatis mereka baru latihan hari ini,” tutur Bima kepada awak media, selepas latihan.