RESMI: Leicester City Tebus James Maddison £24 Juta

Sang pemuda Inggris menjadi rekrutan ketiga The Foxes yang melakukan persiapan serius jelang musim baru. Leicester City resmi merampungkan transfer James Maddison dari klub Divisi Championship, Norwich City dengan banderol mencapai £24 juta. Gelandang serang berusia 21 tahun tersebut sepakat menerima kontrak berdurasi lima tahun di King Power Stadium, Rabu (20/6) kemarin. Maddison menjadi rekrutan ketiga manajer Claude Puel jelang Liga Primer Inggris musim 2018/19 setelah Jonny Evans dan Ricardo Pereira.

Fakta Unik Piala Dunia 2018: Luis Suarez Legenda Baru Uruguay

Suarez masuk buku sejarah sepakbola Uruguay setelah menjadi pahlawan kemenangan atas Arab Saudi. Uruguay kini memiliki legenda baru dalam diri Luis Suarez. Suarez berhak menyandang status besar tersebut setelah mencetak gol tunggal sekaligus menjadi pahlawan kemenangan pasukan La Celeste 1-0 atas Arab Saudi dalam laga kedua Grup A gelaran Piala Dunia 2018. Dalam laga yang berjalan alot di Rostov Arena, Rabu (20/6) malam WIB, sang bintang Barcelona memecah kebuntuan Uruguay pada menit ke-23 dengan sontekan kaki kirinya dari dalam kotak penalti setelah memanfaatkan umpan sepak pojok Carlos Sanchez.

Maurizio Sarri Mau Tiga Eks Anak Buahnya Di Chelsea

Calon manajer baru Chelsea itu dilaporkan menginginkan tiga mantan anak buahnya di Napoli diboyong ke Stamford Bridge. Seperti dilansir The Sun, Chelsea dipercaya tinggal lakukan formalitas belaka untuk meresmikan Maurizio Sarri sebagai manajer baru mereka musim depan. Chelesa disebut sudah mencapai kesepakatan personal dengan juru taktik asal Italia itu dan tinggal merampungkan urusannya dengan klub pemilik Sarri, Napoli, yang telah menurunkan tuntutan kompensasinya menjadi €5 juta. Koresponden Goal untuk Chelsea kemudian melaporkan bahwa Sarri juga sudah menyampaikan tiga pemain utama yang harus diboyong The Blues pada bursa musim panas nanti.

Fernando Santos Tuntut Lebih Dari Portugal

Walau menang atas Maroko, Fernando Santos mengaku masih belum bisa puas dengan permainan Portugal. Portugal sukses memperbesar peluang lolos ke babak 16 besar usai membekap Maroko lewat skor tipis 1-0, pada matchday kedua Grup B Piala Dunia 2018, Rabu (21/6) malam WIB. Meski begitu secara permainan, Portugal merupakan tim yang lebih inferior. Bola dikuasai oleh Maroko lewat persentase 55 persen dan menerima tembakan lebih banyak hingga 15 kali. Tidak heran bila kemudian pelatih Portugal, Fernando Santos, tidak bisa puas dengan hasil tersebut. Dia pun menuntut Seleccao melakukan hal yang lebih untuk bisa melaju jauh di turnamen akbar ini.

Pamer Janggut Baru, Cristiano Ronaldo Sindir Lionel Messi?

Ronaldo punya tampilan baru saat membawa Portugal menang atas Maroko. Cristiano Ronaldo dan Lionel Mesi terus bersaing untuk menjadi yang terbaik tak terkecuali dalam gelaran Piala Dunia 2018. Ronaldo bersama Portugal memulai kampanye di Rusia dengan hasil positif, sang superstar mencetak hat-trick di laga pembuka yang berakhir imbang 3-3 kontra Spanyol dan satu lainnya saat menang 1-0 atas Maroko. Sementara Messi masih berada di bawah tekanan sebagai kapten Argentina, gagal menunjukkan performa impresif dan justru memulai laga perdana fase grup secara mengejutkan ditahan imbang 1-1 oleh Islandia.

Kabar Kiprah Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Di Korea Selatan

Fabio menuturkan pengalaman menariknya selama menjalani karier di Negeri Ginseng. Mantan asisten pelatih tim nasional Indonesia, Fabio Oliveira mantap menjalani kiprahnya di kancah sepakbola Korea Selatan. Juru taktik asal Brasil berusia 45 tahun tersebut kini membesut klub Divisi 3 Nasional Korea Selatan, Pyeongtaek Citizen FC dengan ikatan kontrak dua tahun terhitung sejak Januari lalu. Ini berarti Fabio sudah melakoni lebih dari setengah musim di sana, menjalankan tugas sebagai pelatih kepala dan juga direktur pembinaan pemain muda.

Cristiano Ronaldo: Kemenangan Yang Indah!

Kapten timnas Portugal itu amat bahagia usai jadi pahlawan kemenangan timnya atas Maroko. Kendati mendapat perlawanan ketat, Portugal berhasil meraih kemenangan krusial lewat skor tipis 1-0 atas Maroko, pada matchday kedua Grup B Piala Dunia 2018, Kamis (21/6) malam WIB. Meski begitu Portugal justru dibanjiri kritik, karena Maroko yang pada akhirnya gagal lolos mampu mendominasi permainan (55 persen) dan hasilkan peluang jauh lebih banyak (15 tembakan). Mengaku terkejut dengan apa yang dipentaskan Maroko, pencetak gol semata wayang kemenangan Portugal, Cristiano Ronaldo, tetap memandang kemenangan timnya terjadi dengan indah. Dia juga menegaskan bahwa hasil lebih penting, ketimbang kebutuhannya mencetak gol.

Fernando Santos: Cristiano Ronaldo Seperti Anggur

Pelatih timnas Portugal itu menyanjung habis Cristiano Ronaldo, yang jadi pahlawan tim asuhannya di Piala Dunia 2018. Meski harus susah-payah, Portugal berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Maroko, pada matchday kedua Grup B Piala Dunia 2018, Rabu (21/6) malam WIB. Kapten sekaligus bintang utama Portugal, Cristiano Ronaldo, lagi-lagi jadi keluar sebagai pahlawan. Setelah torehkan hat-trick di laga perdana kontra Spanyol, CR7 kini jadi pencetak gol semata wayang kemenangan. Sanjungan tinggi pun langsung diberikan oleh pelatih Seleccao, Fernando Santos. Ronaldo disebutnya seperti wine (anggur), yang semakin tua justru semakin bagus.

Tersingkir, Winger Arab Saudi Minta Maaf

Hatan Bahbir meminta maaf karena Arab Saudi tersingkir dini dari Piala Dunia 2018. Arab Saudi pada akhirnya gagal penuhi target untuk lolos dari babak fase grup Piala Dunia 2018. Kepastian itu hadir, usai dikalahkan Uruguay 1-0 pada matchday kedua, Rabu (20/6) malam WIB. Meski babak grup masih menyisakan satu pertandingan lagi, The Green Falcons mustahil untuk lolos karena tertinggal enam poin jauhnya dari Rusia dan Uruguay yang memimpin dan dipastikan melenggang. Padahal Arab tampil brilian dan superior atas Uruguay, sesuatu yang tidak terprediksi setelah pada matchday pertama lalu dibantai 5-0 oleh tuan rumah Rusia.

Fakta Unik Piala Dunia 2018: Diego Costa Sang Hitman

Costa tampil super efektif bersama pasukan La Furia Roja di Piala Dunia tahun ini. Bak film box office ‘Hitman’, Diego Costa menjalankan perannya sebagai penembak jitu bagi Spanyol dalam gelaran Piala Dunia 2018 sejauh ini. Film ‘Hitman’ sendiri menceritakan tentang seorang pembunuh bayaran yang mahir dalam menggunakan senjata api dan selalu efektif dalam membunuh lawan-lawannya. Dan peran yang sama juga dijalankan oleh Costa bersama pasukan La Furia Roja dengan mampu menjadi andalan untuk membobol gawang lawan.