Gareth Southgate: Inggris Brilian!

Pelatih timnas Inggris tersebut menyanjung habis tim asuhannya, yang raih kemenangan dramatis atas Tunisia. Inggris sukses meraih kemenangan dramatis lewat skor tipis 2-1 atas Tunisia, pada duel pertama di Grup G Piala Dunia 2018, Selasa (19/6) dini hari WIB. Kendati unggul cepat pada meni ke-11, Inggris harus menunggu hingga masa injury time untuk pastikan raihan tiga angka. Kemenangan itu pun amat diapresiasi pelatihnya, Gareth Southgate. Harry Kane cs disebutnya telah menunjukkan bahwa The Three Lions saat ini merupakan tim yang benar-benar brilian.

Jose Pekerman Akui Kartu Merah Benamkan Kolombia

Kartu merah dini yang didapat Carlos Sanchez diakui pelatih Kolombia itu sebagai penyebab utama kekalahan dari Jepang. Hasil negatif ditelan Kolombia dalam duel perdana di Grup H Piala Dunia 2018, Selasa (19/6) malam WIB. James Rodriguez cs telan kekalahan 2-1 dari Jepang, yang pada Piala Dunia 2014 lalu mereka bantai 4-1. Kekecewaan jelas tak bisa ditutupi oleh seluruh penggawa Kolombia, tak terkecuali pelatihnya, Jose Pekerman. Juru taktik asal Argentina itu lantas menyebut satu faktor yang signifikan membuat tim asuhannya kalah. Adalah kartu merah yang diterima Carlos Sanchez ketika laga baru berjalan tiga menit, yang jadi penyebabnya. Selain harus bermain dengan sepuluh orang selama 87 menit waktu tersisa, kartu merah itu juga membuat Los Cafeteros kebobolan melalui titik putih.

Piala Dunia 2018 – Bekap Kolombia, Pelatih Jepang Enggan Jemawa

Pelatih timans Jepang, Akira Nishino, enggan merayakan kemenangan atas Kolombia dengan cara berlebihan. Jepang secara luar biasa berhasil hadirkan kejutan dengan bekap tim kuat Kolombia lewat skor tipis 2-1, pada matchday pertama Grup H Piala Dunia 2018, Selasa (19/6) malam WIB. Selain vital untuk memperbesar peluang Jepang melenggang ke babak 16 besar, hasil positif itu juga bersejarah karena jadi kemenangan perdana wakil Asia atas wakil Amerika Selatan di Piala Dunia. Meski begitu pelatih Jepang, Akira Nishino, enggan terlampau jemawa atas kemenangan tersebut. Dia menegaskan bahawa Samurai Biru belum menentukan apapun di Piala Dunia 2018 ini.

Champ Moment: Kemenangan Bersejarah Jepang

Jepang mengejutkan Kolombia dengan meraih kemenangan 2-1 pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2018, Selasa (19/6) malam. Wakil Asia selalu menempati posisi sebagai tim non-unggulan ketika bertanding di turnamen sekelas Piala Dunia. Beberapa kali kejutan tercipta. Contohnya, Korea Utara pada 1966 atau Korea Selatan pada 2002. Namun, penampilan wakil Asia lebih sering diwarnai kekalahan di ajang ini. Arab Saudi saja harus mengakui keunggulan tuan rumah Rusia 5-0 pada pertandingan pembuka Piala Dunia tahun ini, beberapa hari lalu. Bahkan, pada 2014, wakil Asia sama sekali tidak ada yang mampu mengemas kemenangan. Mengingat catatan itu, Jepang tidak dalam posisi yang diunggulkan ketika menghadapi Kolombia di Stadion Mordovia Arena, Saransk, Selasa (19/6) malam. Ini ulangan pertemuan empat tahun lalu ketika Kolombia menang telak 4-1. Ditambah lagi dengan catatan bahwa tidak ada kemenangan yang diraih wakil Asia atas Amerika Selatan di Piala Dunia. Sejarah baru rupanya tercipta. Sinyal kemenangan Jepang muncul pada menit ketiga. Carlos Sanchez menghentikan tendangan keras Shinji Kagawa dengan lengan. Wasit Damir Skomina asal Slovenia tanpa ampun mengeluarkan kartu merah dari dalam sakunya. Kagawa sendiri yang menjadi eksekutor penalti berhasil menjalankan tugas dengan baik.

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b3205a1d0be9″,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) Kolombia menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas cerdik Juan Quintero pada menit ke-39. Di babak kedua, Jepang merapikan permainan, tampil lebih disiplin, sehingga mencegah Kolombia menciptakan peluang lebih banyak. Hasilnya, gol kemenangan berhasil mereka sarangkan pada menit ke-73. Lahirnya gol tidak melalui skenario yang pernah terjadi sebelumnya, yaitu tendangan penjuru. Yuya Osako berhasil menyambut umpan Keisuke Honda untuk menyundul bola ke dalam gawang David Ospina. Ini merupakan gol hasil tendangan penjuru pertama yang disarangkan Jepang selama partisipasi Piala Dunia. Keunggulan 2-1 bertahan hingga pertandingan selesai. Ini kemenangan bersejarah. Bukan hanya karena untuk kali pertama Jepang berhasil meraih poin penuh atas wakil Amerika Selatan, tetapi juga wakil Asia secara keseluruhan. Setelah 18 pertandingan, akhirnya Jepang menjadi wakil Asia pertama yang mampu mengalahkan tim Amerika Selatan di Piala Dunia. Kini, menarik mulai menghitung bagaimana peluang Jepang melangkah ke babak gugur. Dalam lima penampilan terdahulu, Jepang selalu berhasil lolos grup jika tidak mengalami kekalahan pada pertandingan pertama. Bagi pendukung Jepang, mudah-mudahan sejarah yang satu ini tidak mengalami perubahan.

Cetak Gol, Yuya Osako Wujudkan Impian

Bomber timnas Jepang itu sukses torehkan gol perdananya di Piala Dunia yang terjadi pada edisi 2018, dalam kemenangan 2-1 atas Kolombia. Jepang secara mengejutkan sukses membuka Piala Dunia 2018 dengan kemenangan. Selasa (19/6) malam WIB, mereka berhasil mengatasi tekanan untuk kemudian menekuk tim kuat Kolombia lewat skor tipis 2-1, pada matchday pertama Grup H. Sang penyerang utama, Yuya Osako, lantas jadi bahan perbincangan panas khalayak sepakbola Asia berkat performa briliannya. Dia tampil all out, menentukan kemenangan Jepang, lewat gol tandukannya di menit ke-73. Beberapa menit setelah mencetak gol, Osako juga melakukan blok penting atas peluang yang diperoleh James Rodriguez. Penyelamatan itu terbukti mampu mengamankan keunggulan Samurai Biru hingga pertandingan selesai. Pemain berusia 28 tahun itu pun mengaku sangat bahagia karena mampu wujudkan mimpi masa kecilnya, untuk mencetak gol di Piala Dunia. Dia juga mengungkap pendekatan yang dilakukan sang pelatih, Akira Nishino, jelang pertandingan.

Eden Hazard Ungkap Derita Belgia Karena Panama

Kapten timnas Belgia itu mengungkap derita yang dialami timnya, meski menang telak 3-0 atas Panama. Secara perkasa Belgia memulai petualangannya di Piala Dunia 2018 dengan menghajar Panama tiga gol tanpa balas, pada matchday perdana Grup G, Senin (18/6) malam WIB. Dilihat dari skor dan kualitas pemain yang dimiliki, segalanya memang tampak mudah buat Belgia. Namun faktanya jauh dari itu, seperti yang diungkap kapten Setan Merah, Eden Hazard. Winger berusia 27 tahun itu mengungkap bagaimana para pemain Panama mampu membuat Belgia menderita, nyaris di sepanjang laga.

Most Energized Player Polandia vs Senegal: M’Baye Niang

Meski tampak mengalami cedera, M’baye Niang tetap mampu menyumbang gol krusial yang mengantar Senegal menyegel tiga angka atas Polandia. Senegal membuktikan kepada dunia bahwa negara-negara Afrika tidak boleh dipandang sebelah mata pada perhelatan Piala Dunia di Rusia tahun ini. Skuat asuhan Aliou Cisse sukses membekap Polandia dengan skor tipis 2-1 di Otkrytiye Arena, Moskwa, untuk menjadi tim Benua Hitam pertama yang menyegel poin penuh di turnamen. Gol kemenangan didapat berkat bunuh diri bek Thiago Cionek dan akselerasi M’Baye Niang, sementara balasan skuat asuhan Adam Nawaka dicetak Grzegorz Krychowiak pada menit-menit akhir pertandingan

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b32059f421e8″,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) Dan pemain yang paling bekerja keras untuk Senegal dalam kemenangan masif tersebut adalah pemain berusia 23 tahun pencetak gol kedua, Niang. Pemain kelahiran Prancis itu mampu membuat lini tengah Polandia mati kutu dengan kehadirannya berkat Fisiknya yang kuat, dribelnya yang lihai dan visinya yang cukup luas. Alhasil, pemain-pemain lawan sangat ketat menempelnya, bahkan beberapa kali menjadi sasaran duel badan yang cukup keras. Hal tersebut membuat Niang sedikit demi sedikit mengalami kesakitan hingga puncaknya ketika berduel udara dan kakinya tertimpa saat mendarat. Namun, yang luar biasa, hal tersebut tidak menghentikan dia untuk mencetak gol luar biasa. Memanfaatkan kesalahan Krychowiak yang tidak menyadari kehadirannya yang baru masuk usai mendapat perawatan, ia melakukan akselerasi kencang untuk mencuri bola dan melewati kiper Sczcesny dan menceploskan bola ke gawang kosong. Gol itu menjadi yang kedua bagi Senegal dan berarti sangat masif karena tim sedang berada di bawah tekanan hebat. Sayang, ia akhirnya tidak bisa melanjutkan permainan hingga akhir karena cederanya dan ditarik keluar pada menit ke-75.

Cedera, Neymar Absen Lawan Kosta Rika?

Neymar kedapatan pincang dan meninggalkan sesi latihan lebih dini, pertanda absen dalam laga selanjutnya? Neymar, striker Paris Saint-Germain, meninggalkan sesi latihan lebih dini dan berpotensi absen membela Brasil dalam laga kontra Kosta Rika di pekan kedua Grup E Piala Dunia 2018. Pemain termahal dunia ini absen dari sesi latihan Senin (18/6) karena dia masih merasakan rasa sakit yang didapat dari laga melawan Swiss. Neymar dilanggar 10 kali dalam laga yang berakhir imbang 1-1 itu. Ini merupakan pertandingan kompetitif pertamanya sejak cedera pergelangan kaki yang didapatnya pada Februari lalu.

Philippe Coutinho: Semua Orang Memburu Neymar

Coutinho menyadari adanya ancaman besar untuk Neymar, tetapi yakin Brasil takkan hancur jika satu pemain mati kutu. Philippe Coutinho angkat bicara soal cedera Neymar dan strategi alternatif jika sang striker Brasil dimatikan dalam laga kontra Kosta Rika, Rabu (20/6). Neymar menerima 10 pelanggaran dalam laga kontra Swiss yang berakhir imbang 1-1 pekan lalu. Sempat absen latihan Senin (18/6) lalu, bintang Paris Saint-Germain itu kembali berlatih besoknya, tetapi hanya bertahan 10 menit di lapangan karena cedera. “Saya melihat hal yang sama yang Anda lihat. Saya belum berbicara dengannya. Saya menghabiskan waktu bersama keluarga saya. Itu terjadi hampir di akhir setiap latihan. Saya pikir dia merasakan sesuatu, tetapi itu normal,” ujar Coutinho tentang cedera Ney.

RESMI: Bernd Leno Merapat Ke Arsenal

Leverkusen telah mengumumkan kepergian kiper andalannya, Bernd Leno, ke Arsenal. Bayer Leverkusen telah mengumumkan kepindahan Bernd Leno ke Arsenal. Kiper Jerman itu diduga pindah dengan mahar sekitar 25 juta euro. Isu transfer Leno ke Liga Primer Inggris memang gencar dalam beberapa pekan terakhir. Liverpool dan Arsenal diklaim tertarik padanya, tetapi The Gunners-lah yang mendapatkannya. The Reds sebenarnya juga tengah mencari kiper, namun surat kabar Inggris mengklaim Jurgen Klopp memprioritaskan transfer Jan Oblak atau Alisson.